Selamat Datang di HarianMercusuar.Com >>> Korannya Rakyat Sulawesi Tengah >>> Terbit Sejak 1 September 1962 >>> Pendiri: Drs H Rusdy Toana (alm) >>> Pimpinan Umum Perusahaan : Tri Putra Toana
Home | Paling Dicari | Pengumuman | Tentang Kami | Redaksi | Hubungi Kami
Kategori Berita
 
Berita Utama (4301)   Daerah   Ekonomi Hukum & Kriminal (2025)   KOMUNITAS Kota Palu (14614)   Opini Pendidikan (2581)Politik (3099)Sekolah (393)   Serba Serbi Ramadhan   Sport Sulteng Membangun (1520)UNIVERSITARIA (396) Semua Kategori 41321  
 
 
   Berita Selengkapnya
 
 
200 Polisi Ikut Psikotes Senpi

POSO, MERCUSUAR – Sedikitnya dua ratus personil polisi Polres Poso dan Mapolsek yang ada di wilayah Poso Pesisir Kamis (31/1) kemarin mengikuti ujian psikotes dan kesehatan jiwa (Keswa) yang digelar di aula Mapolres Poso.
Tes psikologi di jajaran kepolisian ini dikhususkan kepada para anggota polisi yang dipercayakan kesatuannya memegang senjata api (senpi).

Kapolres Poso AKBP. Eko Santoso kepada wartawan mengatakan, tes psikologi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan kesehatan jiwa dan psikologi anggota saat menjalankan tugas di lapangan. “Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh Polda Sulteng kepada seluruh personilnya khususnya yang memegang senjata api, hingga ke jajaran Mapolsek” ujar Eko.

Dengan adanya test ini dapat diketahui apakah personil polisi masih layak atau tidak untuk memegang senjata api. “Nanti hasil testnya akan dilihat, apakah oknum polisi yang memegang senjata masih bisa lagi dipercayakan menggunakan senjata atau tidak,” tambahnya.
Karena jika dinyatakan tidak lulus dalam test psikologi dan kesehatan jiwa ini, maka senjata api yang dikuasasi oleh oknum polisi akan dicabut. “Kalau hasilnya tidak lulus, maka izin penggunaan senjata akan dicabut,” tandas Kapolres.

Dengan kondisi Poso seperti saat ini, hampir semua personil polisi di wilayah itu ujar Eko memegang senjata api. Karena itu jumlah peserta yang mengikuti test kali ini belum mencapai hasil maksimal. “Sebenarnya jumlahnya bukan hanya 200 an, tapi semua yang menggunakan senjata harus mengikuti tes ini. Namun karena sebagian anggota masih bertugas di lapangan, sehingga kemungkinan mereka akan mengikuti tes yang digelar di setiap Polsek,” tuturnya.

Pelaksanaan psikotes di jajaran Polres Poso ini sehari sebelumnya Rabu (30/1) sudah digelar di Mapolsek Pamona Utara di Tentena yang diikuti oleh seluruh personil polisi Polsek dan Kamis kemarin giliran personil polisi di Mapolres Poso yang mengikuti tes psikologi dan kesehatan jiwa. Kapolres berharap, seluruh personil yang mengikuti test ini bisa menjawab semua pertanyaan yang diberikan dengan baik. “Karena jika tidak, bisa jadi senjatanya ditarik atau personilnya di pindah tugaskan dari Poso,” pungkasnya. ULY

  
Item #16245-41367 | Semua Kategori
first | prev | next | last | go to item #